Tuesday, April 16, 2019

Sudahkah Air Minum Anda Sehat? Pasti kan Air Minum Anda Memenuhi 3 Kualifikasi Penting Ini!


Air adalah kehidupan! Seluruh kehidupan di alam semesta ini membutuhkan air. Tidak hanya manusia, tapi juga mahluk hidup lain seperti hewan dan tumbuhan membutuhkan air. Air selalu menjadi bagian terpenting dalam kehidupan, terutama bagi manusia, mahluk Tuhan yang di berikan amanah untuk mengelola alam dan diri nya sendiri.

Air menjadi bagian dari manusia itu sendiri, sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, karena itu lah air menjadi prioritas penting dalam kehidupan manusia karena perannya dalam kelangsungan hidup sistem tubuh manusia.
Dari kulit hingga bagian terkecil dari manusia yaitu sel  sangat membutuhkan air. Tanpa air, tubuh akan banyak mengalami masalah dalam metabolisme nya.  Dengan mengkonsumsi air maka akan memperbaiki sistem tubuh kita sehingga meningkat pula kualitas kesehatan kita.






Namun, apakah hanya sekedar air minum saja dapat memenuhi kualifikasi sebagai air berkualitas yang dapat menunjang metabolisme tubuh dengan baik?
Tidak semua air bersih dapat di sebut sebagai air berkualitas, karena kualitas air yang baik akan meningkatkan kinerja dan kesehatan kita. Penting untuk kita mengetahui bagaimana air yang baik dan berkualitas. Karena tidak semua air memiliki kriteria yang dapat memberikan keuntungan bagi tubuh kita.

Jadi, tidak ada salahnya kita mengetahui beberapa kualifikasi air yang memberikan manfaat optimal bagi tubuh kita. Simak beberapa tips berikut ini:


Derajat Keasaman (Ph)

Derajat keasaman atau biasa kita sebut sebagai pH adalah salah satu istilah yang di gunakan untuk menunjukkan kualitas air minum, yakni dengan pengukuran partikel bermuatan listrik suatu zat sehingga menunjukkan seberapa asam atau basa zat itu. 

KIsaran pH ai adalah 0-14, dengan rincian kategori dibawah 7 adalah ber-pH asam, dan di atas 8 merupakan kategori basa atau alkali. Sedangkan pH normal adalah 7. Kisaran pH air yang ideal atau aman untuk kita konsumsi adalah 6,5-8,5.

PH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi memiliki dampak yang tidak baik bagi tubuh. Air minum dengan pH rendah atau bersifat asam bersifat korosif, dan  rentan terkontaminasi dengan polutan karena terpapar ion logam beracun seperti besi , mangan , tembaga , seng, dan terutama timbal.

Paparan logam berat tersebut dapat menyebabkan masalah serius seperti kejang, gangguan pendengaran, keguguran,mual, muntah, atau diare. Air dg pH tinggi atau di atas 11 pun dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti iritasi kulit, mata dan selaput lendir.

Kini pH air mulai menarik perhatian mereka yang mulai sadar akan pentingnya air minum yang sehat. Air minum yang kita kita konsumsi sebaiknya mampu menunjang kualitas kesehatan pula. Sehingga penting untuk mengetahui berapa pH air ideal yang sebaiknya kita konsumsi. 




Struktur Molekul Air

Air yang memiliki struktur air heksagonal adalah molekul air yang telah di ubah membentuk kluster heksagonal atau segi enam. Air yang memiliki struktur heksagonal memiliki kemampuan untuk menembus hingga ke tingkat sel, yakni bagian terkecil dari tubuh manusia, sehingga dapat menghidrasi tubuh dengan baik. Selain itu air heksagonal juga di percaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita yakni membuang limbah metabolisme, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan penyerapan  nutrisi.

Air heksagonal dapat kita temukan secara alami di lokasi pegunungan tertentu di mana arus kuat di kombinasikan dengan mineral alami bumi dan lingkungan yang membentuk pusaran alami di dalam air sehingga terbentuklah air heksagonal.
Perlu di ketahui bahwa meskipun semua air sebenarnya memiliki struktur heksagonal tetapi klorin, fluorida, dan banyak polutan yang biasanya ditemukan di sumber air menghancurkan kemampuan air untuk membentuk satuan heksagonal. Sehingga air ledeng hanya memiliki sedikit presentase air dengan molekul heksagonal.






Kandungan Padatan Terlarut

Kandungan padatan terlarut atau biasa di sebut TDS ( Total Dissolve Solids) adalah ukurran total jumlah padatan yang terlarut dalam air, dan biasanya adalah anorganik seperti garam, logam berat dan beberapa jejak senyawa organik yang terlarut dalam air.
TDS menyebabkan  kekeruhan dan endapan di dalam air yang jika di biarkan di konsumsi tanpa filter akan memicu berbagai masalah kesehatan. TDS dalam air minum dapat berasal dari air limbah, limbah perkotaan, air limbah industri dan bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan air, dan perangkat keras atau pipa yang digunakan untuk mendistribusikan air.

Air yang berkualitas memiliki TDS kurang dari 300mg/liter. Ketika TDS melebihi 1000mg/liter, maka air tidak layak untuk di konsumsi. Dan untuk mengukur jumlah TDS, kita dapat menggunakan alat ukur TDS.  TDS yang tinggi dalam air minum kita merupakan indikator bahwa kontaminan berbahaya, seperti besi, mangan, sulfat, bromida, dan arsenik, juga dapat ada di dalam air. 




Tidak ada salah nya jika kita meluangkan sedikit waktu untuk menganalisa seberapa sehat kah air yang kita minum. Sudah layak kah air yang kita konsumsi sehari hari. Jangan hanya berhenti di artikel ini, bagikan dan terapkan dalam kehidupan sehari hari untuk mendapatkan gaya hidup yang lebih sehat dan berkualitas.

No comments:

Post a Comment